1.Definisi dan Jenis-Jenis Battery
Battery hanyalah media sementara untuk menyimpan dan menampung arus listrik yang dihasilkan oleh dinamo amper /altenator pada kendaraan, sehingga usia pakai sebuah battery dipengaruhi pula oleh kondisi dari komponen komponen lain yang ada di kendaraan.
Perubahan kimia selama pemakaian (discharge) dan pengisian (charge) di battery
2. Fungsi Battery di Kendaraan
FUNGSI BATTERY PADA KENDARAAN BERMOTOR
Pada umumnya sistem kelistrikan pada kendaraan bermotor ada 3 rangkaian yaitu : Starting, Lighting dan Ignition.
1. Starting.
Apabila starter dihidupkan (ON), maka battery akan memberikan arus yang besar dan tegangan yang tinggi ke motor starter. Motor starter akan memberikan torsi dan putaran yang diperlukan untuk menghidupkan mesin, sehingga mesin hidup. Setelah mesin hidup battery akan menyerap daya listrik yang berlebihan dan sebagai penyetabil tegangan, yang melindungi alat alat kelistrikan yang lain.
2. Lighting
Instrumen pengaman pada saat mengemudikan kendaraan adalah stop Lamp, Flaser Lamp, Horn dan lain lain yang berhubungan langsung dengan battery. Battery tidak hanya memberikan arus yang stabil keinstrumen pengaman tetapi juga berfungsi untuk melindungi instrumen kelistrikan .
3. Ignition (Pengapian)
Pada saat menghidupkan mesin dan pada saat mesin hidup, ledakan bunga api dari busi akan menyebabkan campuran bahan bakar dan udara dalam cylinder mesin terbakar dan untk menimbulkan bunga api listrik ini membutuhkan tegangan yang tinggi dan arus yang stabil. Untuk itu battery dikendaraan berfungsi juga untuk pengapian.
3. Arti Kode Battery AMB
(Charging Battery) (TABEL PENYETRUMAN BATTERY AMB DENGAN ARUS KONSTAN)
Keterangan : Batere full charge pada saat di stroom:
Voltage akhir saat charging 15.5 – 16.5 V
Terjadi 3 titik berturut turut Voltage tetap (periode pemeriksaan 30 – 60 menit)









0 komentar:
Posting Komentar